|
|

-
Kenaikan harga komoditas menyebabkan pertumbuhan
pendapatan yang solid dengan pendapatan naik 34% menjadi
Rp2,9 triliun dan laba bersih melonjak signifikan sebesar 256%
menjadi Rp807 miliar.
-
Dengan mengecualikan kebutuhan kas untuk proyek FeNi III
yang sudah tercukupi, kas dari operasi Antam lebih dari cukup
untuk mendanai pengeluaran rutin perusahaan, memenuhi
pembayaran kewajiban dan memberikan dividen.
-
Direksi membagikan dividen interim sebesar Rp19,60 per
saham. Total imbal hasil kas yang diberikan ke pemegang
saham, termasuk dividen 32,5% dari laba bersih tahun 2003
atau Rp38,60 per saham, mencapai Rp111 miliar (US$12
juta).
-
Untuk memastikan pertumbuhan jangka menengah hingga
jangka panjang, Antam melakukan pembicaraan dengan
perusahaan-perusahaan Jepang, Korea dan Australia untuk
mengembangkan pabrik feronikel keempat, FeNi IV, dan proyek
hidrometalurgi.
|
|