PT Antam (Persero) Tbk

Kinerja Sosial
Home arrow Kinerja Keberlanjutan

Tantangan membangun keberlanjutan dalam mengelola bisnis pertambangan, diwujudkan Perseroan dengan Rencana Induk Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (Master Plan CSR) Antam. Rencana ini difokuskan pada kinerja pembangunan sosial yang langsung dipantau oleh Direktorat Umum dan CSR. Dalam rencana induk ini, ada dua strategi yang membagi seluruh kegiatan CSR, layaknya dua sisi mata uang. Di satu sisi, strategi dilakukan untuk memenuhi kewajiban hukum terhadap pemangku kepentingan. Hal ini mendorong Perseroan, sebagai BUMN, untuk melakukan pengelolaan dampak positif maupun negatif dari kegiatan operasi usaha, sesuai dengan peraturan Pemerintah, yakni PERMEN BUMN No 05/MBU/2007. Selain itu, kegiatan CSR Antam juga merujuk pada prinsip ISO 26000. Di sisi lainnya, strategi kegiatan CSR direalisasikan melalui prinsip keterlibatan semua pemangku kepentingan (stakeholders inclusivity) dan pembangunan masyarakat. Dalam hal ini kegiatan CSR dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pemangku kepentingan yang disesuaikan dengan kemampuan Perseroan, termasuk menghormati hak komunitas, mengetahui karakteristik komunitas dalam berinteraksi, mengakui ‘nilai kerja’ dalam bermitra dan berinvestasi sosial untuk menghasilkan nilai tambah bagi masyarakat. Kesemuanya ini terangkum dalam Rencana Induk CSR Antam untuk merespon dampak dari setiap tahapan kegiatan Perseroan, mulai dari tahap eksplorasi, konstruksi dan operasi, hingga penutupan tambang serta pascatambang.

Realisasi dari kinerja sosial ini adalah melalui kegiatan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL), sesuai dengan Peraturan Menteri BUMN No.PER-05/MBU/2007 tentang Program Kemitraan BUMN dengan Usaha Kecil dan Program Bina Lingkungan. Selain itu juga ada program pengembangan masyarakat (community development atau Comdev), yang pelaksanaannya sesuai dengan arah kebijakan Perseroan.

Program Kemitraan dijalankan dengan basis penguatan ekonomi lokal melalui pemberian bantuan dana pinjaman bergulir untuk usaha mikro dan kecil (UMK) Pemberian dana ini dibarengi dengan pembinaan, termasuk pelatihan manajemen usaha dan promosi. Penyaluran dana Program Kemitraan dilakukan langsung atau bekerjasama dengan pihak lain. Realisasi penyaluran pinjaman tahun 2011 mencapai total Rp68,99 miliar, dengan Rp15,86 miliar yang dijalankan sendiri oleh Perseroan dan Rp53,13 miliar yang disalurkan dengan kerjasama diluar dana pembinaan sebesar Rp4,39 miliar.

Pelaksanaan program Bina Lingkungan dan Comdev meliputi beberapa bidang utama, antara lain bantuan di bidang penyediaan sarana/prasarana umum, pendidikan dan pelatihan, kesehatan, sarana ibadah dan kegiatan keagamaan, pelestarian alam, bencana alam, pelestarian budaya, serta bantuan di bidang sosial budaya lainnya. Realisasi penggunaan dana program BL ditetapkan mengacu pada Peraturan Menteri BUMN PERMEN No. 05/ MBU/2007, yakni penyisihan 2 persen dari laba Perseroan. Total realisasi Bina Lingkungan di tahun 2011 adalah sebesar Rp27,83 miliar. Adapun realisasi penggunaan dana Comdev sebesar Rp159,77 miliar dianggarkan Perseroan sesuai dengan kebijakan program Perusahaan.

Pada tahun 2012, Antam menganggarkan Rp232 miliar untuk program Comdev, Rp105,5 miliar untuk Program Kemitraan dan Rp30,2 miliar untuk Program Bina Lingkungan.

Untuk mengetahui lebih jauh Kinerja Pengelolaan Aspek Sosial kami, silakan lihat bagian tersebut di Laporan Keberlanjutan kami.

Cetak E-mail
 
Mengapa Berinvestasi di Antam Highlights Keuangan Tahunan Cadangan & Sumber Daya Kinerja Keberlanjutan
Harga Saham
Akhir1340
Ubah0
Buka0
Tinggi0
Rendah0
Jumlah0
Tanggal22 MAY 2013 08:51:09
Detail
Valuta Asing
Kurs Jual Beli
AUD95669553
EUR1262512610
JPY9595
SGD77727762
USD97809775
Harga Logam Mulia

PT Antam (Persero) Tbk

Harga Logam Dasar

PT Antam (Persero) Tbk