Realisasi dari tanggung jawab sosial di bidang ekonomi diwujudkan Antam dengan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pemerintah, serta menciptakan dampak positif pembangunan ekonomi secara keseluruhan. Bentuk kontribusi dan pembangunan ekonomi kepada masyarakat bertujuan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi dan kesejahteraan sosial, selain berkontribusi ke pemerintah dilakukan melalui pembayaran pajak, royalti dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) lainnya, sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Instrumen penting Antam dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memerangi kemiskinan di wilayah operasional Perusahaan diwujudkan dalam Program Kemitraan (PK). Program kegiatan difokuskan pada pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan pemberian bantuan modal usaha dan/atau modal investasi. Antam menyediakan maksimal 2% bagian dari laba bersih untuk bantuan ini. Dana bantuan bersifat bergulir (revolving) yang diperuntukkan bagi perputaran usaha yang berkesinambungan dengan mitra yang berbeda dalam rangka mewujudkan kemandirian ekonomi bagi masyarakat, sesuai dengan Peraturan Menteri (PERMEN) BUMN nomor 05/MBU/2007. Dalam skala prioritas, pelaksanaan bantuan pinjaman dana ini diperuntukkan bagi pengusaha mikro, kecil dan menengah, termasuk koperasi yang berada dalam wilayah operasi Antam. Bantuan pinjaman dana ini tidak hanya kepada perorangan, tetapi juga kepada kelompok usaha yang memiliki jenis usaha yang sama. Untuk tahun buku 2012, Antam menyisihkan Rp28,9 miliar untuk dana Program Kemitraan.
Selain memberikan bantuan pinjaman modal, Antam juga melakukan pembinaan bagi semua mitra binaan yang disebut dengan capacity building. Melalui pembinaan ini Antam berusaha meningkatkan kualitas mitra binaan sehingga mereka diharapkan tidak hanya bersandar pada bantuan Perusahaan terus-menerus, namun mampu berkreativitas menuju kemandirian usaha. Sejak tahun 2008 sampai dengan bulan Agustus 2012, jumlah mitra binaan Antam mencapai 4.591 mitra binaan. Sejak bulan Januari sampai Agustus 2012, dana program kemitraan yang telah dikeluarkan mencapai Rp61,5 miliar.
Pada semester pertama tahun 2012, laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Antam turun 53% dibandingkan periode yang sama tahun 2011 menjadi Rp476 miliar. Laba bersih per saham (Earning Per Share, EPS) tercatat sebesar Rp49,97 pada semester pertama tahun 2012 dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2011 sebesar Rp107,48. Penurunan ini terutama disebabkan oleh penurunan harga jual komoditas nikel.
Pada semester pertama tahun 2012, kontribusi kepada negara oleh Antam tercatat sebesar Rp644,7 miliar dengan komposisi Rp153,4 miliar dalam bentuk pajak dan Rp491,2 miliar dalam bentuk kontribusi Penerimaan Negara Bukan Pajak.
Untuk mengetahui lebih jauh Kinerja Ekonomi kami, silakan lihat bagian tersebut di Laporan Keberlanjutan kami.