Kehadiran Antam,baik secara langsung maupun tidak langsung, diharapkan dapat terus mendatangkan manfaat bagi masyarakat, terutama komunitas lokal yang berada di sekitar wilayah operasi Perseroan. Salah satu bentuk kontribusi langsung Antam terhadap perekonomian lokal adalah utilisasi tenaga kerja lokal yang bekompetensi.
Jumlah persentase tenaga kerja lokal terhadap jumlah total karyawan tetap di masing-masing Unit Bisnis dan Unit Antam dapat dilihat di disini.
Sedangkan manifestasi kontribusi Antam secara tidak langsung adalah, salah satunya, pemanfaatan perusahaan lokal sebagai mitra kerja pemasok sebagian kebutuhan Perseroan, yang diharapkan dapat menyediakan lapangan kerja bagi masyarakat setempat. Di tahun 2011, mitra kerja lokal merepresentasikan 40% dari total mitra kerja Antam sejumlah 745 perusahaan, naik 38% dibandingkan persentase tahun lalu sebesar 29% terhadap jumlah total mitra kerja Perseroan di tahun 2010 sebesar 733 perusahaan.
Jumlah Perusahaan Mitra Kerja/Pemasok Antam dapat dilihat disini.
Upaya pengembangan perekonomian lokal juga diwujudkan oleh Antam melalui partisipasi Perseroan dalam Program Kemitraan yang dicanangkan Pemerintah melalui Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Nomor: PER-05/MBU/2007. Program ini ditujukan untuk membangun perekonomian lokal melalui pembinaan Usaha Mikro dan Kecil ("UMK"). Program ini menyalurkan pinjaman modal kepada pelaku UMK lokal yang dananya disisihkan sebesar 2% dari Laba Tahun Berjalan yang Dapat Diatribusikan kepada Pemilk Entitas Induk Perseroan, sesuai dengan peraturan tersebut di atas.